LiputanA6, Gresik – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik terus berjalan dengan berbagai sasaran fisik. Salah satunya adalah pembongkaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Sumaun, warga setempat, yang sebelumnya berada dalam kondisi memprihatinkan. Selasa (28/04/2026).
Sebelum dilakukan pembongkaran, rumah Bapak Sumaun terlihat sudah tidak layak ditempati. Atap rumah banyak yang lapuk dan rawan bocor, rangka kayu penyangga tampak rapuh, serta struktur bangunan yang sudah tidak kokoh. Kondisi tersebut dinilai berisiko bagi keselamatan penghuni, terutama saat cuaca buruk.
Melihat kondisi tersebut, Satgas TMMD ke-128 bergerak cepat melakukan pembongkaran sebagai tahap awal proses rehabilitasi rumah. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Lettu Arh Putu Suryawan bersama anggota Satgas TMMD dan dibantu warga sekitar secara gotong royong.
Di lokasi, tampak personel TNI bahu-membahu menaiki atap rumah untuk melepas genteng dan membongkar bagian demi bagian bangunan. Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat terlihat jelas dalam proses tersebut.
Lettu Arh Putu Suryawan menyampaikan bahwa pembongkaran ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan rumah yang lebih layak huni bagi warga. “Kondisi rumah sebelumnya memang sudah tidak layak dan membahayakan. Melalui program TMMD ini, kami berharap rumah Bapak Sumaun nantinya menjadi lebih aman, sehat, dan nyaman untuk ditempati,” ujarnya.
Program RTLH dalam TMMD ke-128 ini menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup warga di pedesaan serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.(A6)











