LiputanA6, Gresik – Sholat idulfitri merupakan ibadah sunnah muakkad yang menjadi momen puncak kemenangan umat muslim setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa ramadhan.
Hari raya idul fitri merupakan hari yang sangat istimewa bagi umat islam setelah menjalani proses pendidikan spiritual selama bulan Ramadhan.
Kita diharapkan menjadi pribadi yang lebih Sabar, lebih jujur, serta lebih peduli terhadap sesama.
Pelaksanaan sholat idul fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di masjid Al Mubarok dusun Glintung, desa Kepatihan, kecamatan Menganti, kabupaten Gresik, Sabtu 21 Maret 2026 , berlangsung khidmat dan dipadati ribuan jamaah.
Area dalam masjid hingga halaman luar dan jalan sudah dipenuhi jamaah, tingginya antusiasme warga yang ingin merayakan kemenangan setelah satu bulan penuh melaksanakan ibadah puasa ramadhan.
Bertindak sebagai imam dan khatib sholat idul fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di masjid Al Mubarok adalah K H. Sahal Musyafak dari Gresik.
Ringkasan khutbah yang disampaikan oleh KH. Sahal Musyafak adalah sebagai berikut idul fitri adalah momentum agung dari Allah SWT marilah kita tingkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT.
Jikalau sekiranya penduduk negeri beriman dan bertaqwa, pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (QS. Al – A’ raf : 96).
Raja iblis di setiap momen idul fitri mereka marah dan kecewa karena usaha menggoda manusia selama setahun, bahkan seumur hidup sia – sia pada hari idul fitri.
Allah SWT memberikan ampunan yang luas kepada umat Rasulullah SAW yang telah berpuasa dan beribadah dengan ikhlas di bulan Ramadhan (kitab Durratun kasihin).
Barang siapa umat Rasulullah SAW keluar dari Ramadhan tidak mendapatkan ampunan dari Allah itu umat yang rugi.
“Orang yang merugi adalah mereka yang menjumpai Ramadhan namun tidak memanfaatkan kesempatan ibadah untuk meraih ampunan Allah hingga bulan suci berakhir, yang didoakan celaka oleh malaikat Jibril dan di aminkan oleh nabi Muhammad SAW,” (HR Tirmidzi).
Bulan ini adalah kesempatan “Obral ampunan”, dimana puasa dengan iman dan mengharap pahala (ikhtisab) akan menghapus dosa – dosa sebelumnya. (A6)











