banner 728x250

Khotmil Qur’an Musholla Baiturrahman, Didik Anak Menjadi Ahlul Qur’an

Musholla Baiturrahman

Ceramah agama malam khataman tadarus Al Qur'an
banner 120x600
banner 468x60

LiputanA6, Gresik – Tradisi mulia untuk menandai selesainya tadarus bersama , yang diiringi doa khataman Al Qur’an, tahlil dan syukuran bersama ( tumpengan ) acara yang menjadi momen relegius penguat kebersamaan jamaah musholla Baiturrahman dusun Glintung desa Kepatihan, Selasa 17 Maret 2026 , pukul 20.00 wib sampai selesei.

Sebagai bentuk syukur atas kelancaran tadarus Al Qur’an selama bulan Ramadhan dan memohon keberkahan dimalam- malam terakhir, terutama keberkahan Lailatul Qadar.

banner 325x300

Acara ini menekankan pentingnya merawat nilai spiritualitas, dan kebersamaan, mendidik generasi muda senang Al Qur’an. Supaya acara ini tetap bertahan di tengah arus perubahan modernisasi.

Acara khotmil Qur’an di musholla Baiturrahman ini dihadiri oleh jamaah masjid Al Mubarak, musholla Baitul Muslim, musholla Baiturrahim, musholla jannatunnain.

Acara diisi dengan pembacaan tadarus Al-Qur’an juz ke -30, dilanjutkan pembacaan tahlil, sambutan ketua takmir musholla Baiturrahman, ceramah agama, dan terakhir di tutup doa khotmil Qur’an.

Ketua takmir musholla Baiturrahman H.M.Munir dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua jamaah yang hadir pada acara khotmil Qur’an malam ini, dan minta maaf atas segala kekurangan baik tempat ,sarana ataupun prasarana yang telah dipersiapkan.

Kami mewakili seluruh pengurus takmir musholla Baiturrahman mengucapkan terimakasih kepada kepada semua jamaah musholla Baiturrahman yang telah membantu terlaksananya acara ini, bantuan berupa moril maupun materil semoga menjadi ladang pahala bagi kita semua.

Diakhir sambutannya H.M.Munir berpesan kepada semua yang hadir jadikan anak – anak kita menjadi ahlul Qur’an ” sebaik – baik kalian adalah orang yang mempelajari Al Qur’an dan mengamalkannya” ( H.R. Bukhori), hantarkanlah anak – anak kita menjadi Ahlul Qur’an karena dialah yang akan menolong kita.

Acara dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh ustadz Tirmidzi dari Gresik, ia mengupas tentang nafsu, dijelaskan ada 7 yang harus kita ketahui.

Dalam tasawuf Islam ( menurut Syah Nawawi al- Jawi/ Al Ghazali ) ada tingkatan nafsu manusia dari yang terendah hingga sempurna, ke tujuh tingkat nafsu itu adalah sebagai berikut:
– Nafsu Ammarah, yaitu nafsu terendah yang mengajak pada kejahatan, Bakhil, sombong dan syahwat, bertempat di dada.

– Nafsu Lawwamah yaitu nafsu yang mencela diri sendiri setelah berbuat dosa, menyesal tapi masih mengulangi kesalahan, tempatnya di hati

-Nafsu Mulhimah yaitu nafsu yang mendapat Ilham untuk berbuat baik, bertempat di ruh.

– Nafsu Muthmainnah yaitu nafsu yang tenang dan tentram karena dzikrullah , sabar dan rido dengan ketentuan Allah tempatnya di nurani

– Nafsu Radhiyah yaitu nafsu yang rela sepenuhnya atas ketentuan Allah , tidak lagi mengeluh dan senantiasa bersyukur.

– Nafsu Mardhiyah yaitu nafsu yang diridhai Allah karena ikhlas.

– Nafsu Kamilah yaitu tingkat tertinggi/ sempurna ( nafsu para nabi dan ulama ) yang hanya mengikuti kehendak Allah.

Inilah 7 nafsu yang perlu kita fahami , kita bisa membersihkan nafsu – nafsu ini dan kembali menuju cahaya illahi melalui perjuangan ( mujahadah ) dan dzikir.

Disinggung juga masalah zakat fitrah diterangkan bahwa zakat fitrah adalah untuk dirinya sendiri, siapa yang wajib mengeluarkan zakat yaitu orang yang menemui bulan Ramadhan, yaitu apabila seseorang yang setelah 1 hari Ramadhan meninggal dunia maka dia wajib di keluarkan zakat fitrah nya, karena dia sudah bertemu bulan Ramadhan. Atau bayi yang dilahirkan 1 hari sebelum hari raya idul Fitri maka dia wajib dikeluarkan zakat fitrah nya.

Selanjutnya amalan paling utama dan dianjurkan pada malam hari raya adalah memperbanyak membaca takbir ( takbiran ), sebagai bentuk syukur dan mengagungkan kebesaran Allah SWT.

Acara terakhir doa khotmil Qur’an yang di sampaikan oleh kyai Mudin Hamdani. (A6)

banner 325x300