LiputanA6, Gresik -Sebuah bengkel tambal ban dan toko ban mobil di Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, ludes dilahap si jago merah pada Rabu sekitar pukul 19.30 WIB (07/01).
Kebakaran hebat ini diduga dipicu oleh aktivitas membakar jagung yang ditinggalkan pemiliknya untuk minum kopi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB tersebut sempat membuat warga sekitar panik. Pasalnya, api disertai kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dan dengan cepat merambat ke seluruh bagian bangunan.
Menurut keterangan Karen, saksi mata di lokasi, api muncul pertama kali dari bagian belakang toko. Kuatnya hembusan angin serta banyaknya material ban yang terbuat dari karet membuat api sulit dikendalikan.
”Warga sebenarnya sudah bergotong royong memadamkan api dengan peralatan seadanya, tetapi api terus meluas karena material di dalam toko sangat mudah terbakar,” ujar Karen.
Selain menghanguskan bangunan dan isinya, empat unit sepeda motor yang terparkir di dalam toko juga dilaporkan ikut ludes terbakar.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Damkar Gresik dan bantuan dari Kota Surabaya dikerahkan ke lokasi kejadian.
Petugas harus berjibaku selama lebih dari dua jam sebelum akhirnya api benar-benar bisa dipadamkan.
Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, mengonfirmasi bahwa penyebab sementara kebakaran diduga akibat kelalaian manusia.
”Diduga kebakaran berasal dari aktivitas bakar jagung yang ditinggal pemiliknya ngopi, sehingga api merembet ke material yang mudah terbakar,” kata AKP Arif Rahman saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian materiil yang dialami pemilik toko ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Saat ini, lokasi kejadian telah dipasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.(A6)











