LiputanA6, Gresik – Inisiatif apresiasi seremonial berupa pemberian medali atau sertifikat kepada anak yang telah menuntaskan vaksin usia 0-11 bulan (dasar) dan usia 18-24 bulan (Baduta) yang bertujuan meningkatkan motivasi orang tua, cakupan imunisasi dan mencegah stunting.
Komitmen pemerintah Desa Kepatihan Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik dalam membangun generasi sehat sejak dini terus digencarkan dengan berkolaborasi bersama Puskesmas Kepatihan.
Tak hanya lewat edukasi dan pelayanan kesehatan, apresiasi pun diberikan kepada anak-anak yang telah menyelesaikan imunisasi dasar lengkap dan imunisasi baduta lengkap.
Sebanyak 80 balita yang berasal dari 4 dusun diwisuda dalam acara Wisuda Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) dan Imunisasi Baduta Lengkap (IBL), Rabu (04/02), di Pendopo Balai Desa Kepatihan.
Wisuda Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) dan Imunisasi Baduta Lengkap (IBL) adalah apresiasi dan perayaan bagi balita usia 0-24 bulan yang telah menerima seluruh rangkaian imunisasi dasar dan tambahan (HB-0, BCG, Polio, DPT-HB-Hib, Campak/MR) serta orang tua yang mendukungnya.
Acara ini bertujuan meningkatkan cakupan imunisasi, memotivasi orang tua, dan mengurangi angka penyakit menular.
Kepala Desa Kepatihan yang diwakili Sekretaris Desa Hamim, S.T menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kader Posyandu Desa Kepatihan yang telah melaksanakan tugas dengan maksimal dalam persiapan acara. “kami ucapkan terima kasih untuk para kader yang sudah luar biasa setia melayani para ibu dan balita di kegiatan posyandu sampai dengan acara wisuda ini berlangsung,” kata Hamim.
Kepala Puskesmas Kepatihan, dr. Rahaju Nugrahani, menyampaikan bahwa imunisasi dasar lengkap merupakan fondasi penting untuk menciptakan generasi yang sehat dan kuat.
“Dengan wisuda ini, kami ingin memberi apresiasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa imunisasi bukan sekadar kewajiban medis, tapi bentuk perlindungan jangka panjang bagi anak,” ujarnya.
“Partisipasi aktif masyarakat dan kader sangat penting. Kita berusaha memastikan semua anak mendapatkan hak kesehatannya. Desa kepatihan ini merupakan desa pelopor di Kecamatan Menganti yang pertama kali menyelenggarakan wisuda imunisasi dasar lengkap,” tambah dr. Rahayu.
Dengan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan orang tua, Pemerintah Desa Kepatihan berupaya mencetak generasi yang sehat, kuat, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Imunisasi menjadi pondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045, dimana anak yang sehat akan tumbuh menjadi individu yang produktif, cerdas, dan berdaya saing.(A6)











