LiputanA6, Gresik – Memprioritaskan perempuan mengambil peran aktif dalam pemerintahan baik ditingkat desa, daerah maupun nasional, Mujiani yang sekarang menjabat ketua anak cabang Fatayat NU Menganti, pernah mengikuti latihan kader dasar (LKD) dididik menjadi kader yang militan berakhlak mulia, dan berkhidmat kepada masyarakat.
Berbekal latihan kader dasar (LKD) yaitu mengasah kemampuan kepemimpinan dan sosial – keagamaan ketua Fatayat NU Menganti Mujiani maju menjadi calon kepala desa Laban Kecamatan Menganti 2026.
Mujiani (45) yang beralamat di desa Laban, lulusan SMA, berstatus sebagai ibu rumah tangga, aktif diorganisasi Fatayat yang berposisi sebagai ketua Fatayat NU kecamatan Menganti yang berfokus pada pemberdayaan perempuan, pendidikan, kesehatan dan dakwah.
Dengan misi dan misi menjadi kepala desa yang amanah dan transparan dalam pemerintahan serta menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama Mujiani siap memimpin desa Laban jika terpilih menjadi kepala desa Laban pada Pilkades nanti.
Mujiani mengungkapkan seorang pemimpin harus memiliki pegangan teguh pada Al Qur’an dan hadits nabi Muhammad Saw, serta menyadari pentingnya mencontoh metode kepemimpinan para sahabat nabi SAW.
Karena terlahir dari Fatayat bagaimana saya dapat menempatkan prinsip Aswaja yakni Tawasuth, tawazun, tasamuh dan adil dalam menjalankan amanah serta adil dalam memutuskan sesuatu, pemimpin sejati adalah pelayan umat yang menjaga harmoni sosial dan kebangsaan.(A6)











