LiputanA6, Sumatra Utara – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo terus mengawal percepatan pemulihan pasca-banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera Utara dan Aceh. Dalam peninjauan terbaru pada Sabtu (03/01/26), Wakapolri menekankan pentingnya normalisasi fasilitas umum, khususnya tempat ibadah, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di pelosok.
Sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Presiden Prabowo Subianto, Polri telah menerjunkan alat berat ke titik-titik krusial. Salah satu fokus utama adalah mendistribusikan sembako hingga pembersihan Masjid dan tempat ibadah lainnya yang terdampak material lumpur agar dapat segera digunakan kembali oleh masyarakat untuk beribadah.
“Kami memastikan alat berat bekerja maksimal, tidak hanya untuk membuka akses jalan, tetapi juga membantu warga membersihkan Masjid-Masjid yang tertimbun lumpur. Kami ingin aktivitas spiritual masyarakat kembali pulih secepat mungkin,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo saat meninjau lokasi bencana.
Menanggapi keluhan warga di wilayah terpencil seperti di Dusun Bidari (Aceh Utara) dan pelosok Tapanuli Tengah, Wakapolri memerintahkan jajaran Polres dan Polsek untuk proaktif memetakan kebutuhan air bersih di wilayah hukum masing-masing Polsek polres jajaran.
“Kebutuhan air bersih adalah prioritas utama. Saya telah menginstruksikan agar setiap Polres dan Polsek memastikan distribusi air bersih menjangkau hingga pelosok desa sesuai kebutuhan yang dilaporkan masyarakat. Polri untuk rakyat akan memenuhi kebutuhan tersebut melalui pengiriman mobil tangki maupun pembuatan sumur bor di titik-titik strategis,” tegasnya.
Dalam kunjungannya ke Desa Kebun Pisang dan Lubuk Alung, Wakapolri juga memastikan kehadiran dapur, umum, tenda trauma healing, serta pemberian bantuan perlengkapan sekolah bagi anak-anak terdampak. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada personel Polri yang bekerja tanpa henti di garda terdepan.
“Evaluasi ini bukan sekadar laporan di atas meja, tapi tanggung jawab moral. Kehadiran Polri adalah untuk memastikan setiap kebijakan Bapak Presiden dan Bapak Kapolri dirasakan manfaatnya secara langsung. Selama masih ada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan, Polri akan terus hadir, bekerja, dan berdiri bersama mereka,” pungkas Komjen Pol. Dedi Prasetyo.(A6)











