banner 728x250

Tahlil Akbar Kolaborasi PAC Muslimat NU Bersama PAC Fatayat NU Kecamatan Menganti

Muslimat NU

Ribuan jamaah menghadiri tahlil akbar
banner 120x600
banner 468x60

LiputanA6, Gresik – Tahlil akbar kegiatan rutin PAC Muslimat NU, kolaborasi dengan PAC Fatayat NU kecamatan Menganti guna menjaga kebersamaan dan merawat tradisi.

Ribuan anggota Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dan Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) berduyun- duyun memasuki area lokasi tahlil akbar di dusun Gantang , desa Boboh, kecamatan Menganti, Minggu 19 April 2026.

banner 325x300

Tahlil akbar ini dihadiri oleh ketua PC NU Gresik, KH. Mulyadi, pengurus MWC NU Menganti, PAC Muslimat NU Menganti, PAC Fatayat NU Menganti, pimpinan Ranting Muslimat dan fatayat NU se kecamatan Menganti, seluruh anggota jamiyah Muslimat dan fatayat NU se wilayah kecamatan Menganti.

Rangkaian acara dalam tahlil akbar PAC Muslimat NU dan PAC Fatayat NU Menganti adalah sebagai berikut:

– pembukaan

– Tahlil dan istighotsah

– pembacaan ayat suci Al – Qur’an

– pembacaan sholawat Nabi SAW.

– paduan suara Muslimat NU, Fatayat NU

– sambutan- sambutan

– Ceramah agama oleh Hj. Elok Asiyah, M.P.dI., dari Sidoarjo.

Ketua PCNU Gresik, KH. Mulyadi dalam sambutannya menekankan pentingnya kerukunan dan kebersamaan Muslimat, fatayat NU Menganti dalam berorganisasi.

Jaga sinergitas antara badan otonom NU dengan Muspika, ulama dan umara harus tetap ditingkatkan agar tetap berjalan dengan baik.

Sementara itu ketua PAC Muslimat NU Menganti Dra. Hj. Siti Muniro mengucapkan terimakasih kepada seluruh tamu yang hadir dalam acara tahlil akbar hari ini.

Dra. Hj. Siti Muniro mengingatkan kepada seluruh jamaah yang hadir untuk saling berjuang di organisasi. Ibu adalah tiangnya keluarga, maka dari itu mari kita saling mengingatkan untuk berbuat baik dan taqwa sehingga dapat memunculkan generasi yang hebat untuk negara dan agama.

Di penghujung acara, diisi tausyiah agama yang disampaikan oleh Ustadzah Hj. Elok Asiyah, M. PdI., dari Sidoarjo.

Berbuat baik kepada Allah terasa lebih mudah karena didasari ikhlas dengan harapan pahala tanpa mengharap imbalan manusia.

Sebaliknya berbuat baik kepada sesama manusia lebih menantang karena melibatkan ego, harapan dibalas, serta potensi kekecewaan jika kebaikan tidak dihargai.

” Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang- orang yang berbuat baik , surat Al – A’raf 56″.

Rahmat Allah senantiasa ada bagi siapapun yang tulus menyebarkan kebaikan kepada orang- orang disekitarnya. (A6)

banner 325x300